MUQADDIMAH : Qs. 9 : 71
الجماعة رحمة والفرقة عذاب (رواه أحمد)
|
|
جمع-يجمع-جماعة (Bersatu – Berkumpul) “Wadah bagi kehidupan bersama seluruh kaum muslimin/muslimat di muka bumi untuk melaksanakan ajaran Islam di bawah kepemimpinan seorang Khalifah/Amirul Mu’minin sebagai system kepemimpinannya”.
Qs. 42 : 13 Qs. 3 : 103 Qs. 8 : 73 Qs. 30 : 31-32 Qs. 3 : 105 Qs. 6 : 159 Qs. 6 : 65 |
-Bahasa
فرق-يفرق-فرقة (Berbeda/Berselisih/Berpecah Belah) “terpecahnya ummat Islam menjadi bergolong-golongan dalam mengemban amanat Din mereka sehingga membawakan ajaran Islam sifatnya sekretarian bukan lagi bersifat universal”. والمؤمنون
Qs. 9 : 71
والمؤمنات |
- Hadits-hadits
عَنْ عُمَرَ رَضِيَ الله عَنْهُ قَالَ : أَنَّ رَسُوْلُ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : عَلَيْكُمْ بِالْجَمَاعَة وَإِيَّكُمْ وَالْفِرْقَةَ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ مَعَ الوَاحِدَ وَهُوَ مِنَ الإِثْنَيْنِ. أبْعَدَ، مَنْ أَرَدَ مُجْبُوْحَةَ الْجَنَّةَ فَاليَلْزَمُ الْجَمَاعَةَ (رواه الترمذى)
“Dari Umar Radiallahu ‘anhu berkata : bahwasanya Rasulullah Sallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda : “Hendaklah kamu berpegang kepada jama’ah dan kamu jauhilah perpecahan (menyendiri), karena sesungguhnya syaithan itu bersama orang yang menyendiri, dan ia menjauhkan diri dari dua orang. Barang siapa hendak bertempat tinggal di syurga, maka hendaklah ia menetapi (mengikuti) pada jama’ah”. (Riwayat At Tirmidzi).
عَنِ ابْنِ عَبَّاسِ رَضِيَ الله عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : يَدُ اللهِ مَعَ الْجَمَاعَةِ (الترمذى).
“Dari Ibnu Abbas Radiallahu ‘anhu berkata : Rasulullah Sallallahu ‘alaihi Wasallam pernah bersabda : “Tangan Allah itu beserta jama’ah”. (Riwayat Turmudzi).
عن الحريث الأشعرى رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : آمركم بخمس الله أمرني بهن بالجماعة و بالسمع والطاعة والهجرة والجهاد فى سبيل الله فإنه من خرج من الجماعة قيد صبر فقد خلع ربقة الإسلام من عنقه إلى أن يرجع ومن دعا دعوى الجاهلية فهومن جناء جهنم، قالوا : يارسول الله وإن صام و صلى؟ قال : وإن صام وصلى وزعم أنه مسلم فادعواالمسلمين بما سماهم :المسلمون المؤمنين عباد الله عز وجل (رواه أحمد والترمذى)
“Dari Al Haritsil Asy’ari Radiallahu ‘anhu telah berkata: telah bersabda Rasulullah Sallallahu ‘alaihi Wasallam : Aku perintahkan kepada kamu dengan lima perkara, sebagaimana Allah Subhanahu Wata’ala telah memerintahkan kepadaku dengan lima perkara itu pula, yaitu : dengan JAMA’AH, dan dengan MENDENGAR dan THA’AT dan HIJRAH dan JIHAD FIE SABILILLAH, karena sesungguhnya barang siapa yang keluar dari JAMA’AH kadar sejengkal (sebentar) maka sungguh ia telah melepaskan tali ikatan Islam dari lehernya sampai ia kembali (taubat), dan barang siapa yang menyeru dengan seruan jahiliyah maka ia bertekuk lutut dalam Neraka JAHANNAM. Sahabat bertanya: Ya Rasulullah: sekalipun ia shaum da ia shalat? Jawab Rasulullah: sekalipun ia shaum dan ia shalat dan sekalipun ia mengaku muslim. Maka serulah orang-orang Islam itu dengan nama mereka, yaitu: AL MUSLIMIN, AL MU’MININ, HAMBA-HAMBA ALLAH ‘AZZA WA JALLA. (H.R. Ahmad dan Tirmidzi)
عن أبي هريرة عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: من خرج عن الطاعة وفارق الجماعة و مات فميتته ميتة جاهلية . (أخرجه مسلم)
“Dari Abi Hurairah, Dari Nabi Sallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda: “Barang siapa keluar dari tha’at dan berpisah dari jama’ah dan mati, maka bangkainya itu adalah bangkai jahiliyyah”. (H.R. Muslim)
عَنْ حُذَيْفَةَ بْنَ الْيَمَانِ يَقُوْلُ كَانَ النَّاسُ يَسْأَلُوْنَ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْخَيْرِوَكُنْتُ أَسْأَلُهُ عَنِ الشَّرِّمُخَافَةَ أَنْ يَدْرِكَنِي فَقُلْتُ يَارَسُوْلَ اللهِ إِنَّاكُنَّافَي جَاهِلِيَّةٍ وَشَرٍفَجَأَنَ الله بِهَذَا الخَيْرِفَهَلْ بَعْدَ هَذَا الخَيْرِمِنْ شَرٍ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ وَهَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الشَرِّمِنْ خَيْرٍ قَالَ نَعَمْ وَفِيْهِ دَخَنٌ قُلْتُ وَمَادَخَنَهُ قَالَ قَوْمٌ يَهْدُوْنَ بِغَيْرِ هَدْيِي تَعْرِفُ مِنْهُمْ وَتَنْكِرُقُلْتُ فَهَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الخَيْرِمِنْ شَرٍ قَالَ نَعَمْ دَعَاةٌ إِلَى أَبْوَابِ جَهَنَّمَ مَنْ أَجَابَهُمْ إِلَيْهَاقَذَفُوْهُ فِيْهَا قُلْتُ يَارَسُوْلَ اللهِ صِفْهُمْ لَنَافَقَالَ هُمْ مِنْ جَلْدَتِنَا وَيَتَكَلَّمُوْنَ بِأَلْسِنَتِنَا قُلْتُ فَمَاتَأْمُرُنِي إِنْ أَدْرَكَنِي ذَلِكَ ؟ قَالَ : تَلْزَمُ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِيْنَ وَإِمَامَهُمْ قُلْتُ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُمْ جَمَاعَةٌ وَلاَ إِمَامٌ ؟ قَالَ فَاعْتَزِلْ تِلْكَ الفِرَقَ كُلَّهَاوَلَوْ أَنْ تَعَضَّ بِأَصْلِ شَجَرَةٍ حَتَّى يُدْرِكَكَ الْمَوْتَ وَأَنْتَ عَلَى ذَلِكَ. ( روه البخاري و مسلم )
“Dari hudzaifah bin Al Yaman Radiallahu ‘anhu berkata: orang banyak bertanya kepada Rasulullah Sallallahu ‘alaihi Wasallam tentang kebaikan, adapun aku bertanya kepada beliau tentang kejelekan khawatir akan menimpa diriku, maka aku berkata: “Wahai Rasulullah sesungguhnya kami (dahulu) berada dalam kejahiliyahan dan kejelekan, lalu Allah mendatangkan kebaikan (sekarang) ini. Maka apakah sesudah kebaikan itu akan ada kejelekan?” Rasulullah menjawab: “Ya”, akupun bertanya: “apakah setelah kejelekan itu ada kebaikan?” Rasulullah menjawab: “Ya, namun terdapat kerusakan didalamnya”. Akupun bertanya: “apakah kerusakan itu?” Rasulullah Sallallahu ‘alaihi Wasallam menjawab: “Suatu kaum mengambil sunnah bukan dari sunnahku dan mereka pun menerima petunjuk bukan dari petunjukku kamu kenal mereka tapi kamu mengingkarinya”. Aku bertanya: “maka apakah sesudah kebaikan itu ada lagi kejelekan?” Rasulullah menjawab: “Ya, yaitu para penyeru diatas pintu neraka jahannam, siapa yang menerima ajakannya maka ia terjerumus kedalam neraka jahannam itu”. Akupun bertanya kembali: “Wahai Rasulullah beritahukanlah kepada kami sifat-sifat mereka itu”. Rasulullah bersabda: “Mereka itu adalah dari bangsa kita dan merekapun berbicara dengan bahasa kita”. Maka apakah yang engkau perintahkan kepadaku jika keadaan itu menimpaku. Rasulullah bersabda: “Hendaklah kamu tetap berada didalam satu jama’ah kaum Muslimin dan Imam mereka”. Aku bertanya: “Bagaimana caranya jika tidak ada jama’ah dan imam bagi mereka itu?” Rasulullah bersabda: “Hendaklah kamu tinggalkan semua golongan yang ada, meskipun kamu terpaksa memakan akar-akar kayu sehingga kamu mati, sedang kamu tetap dalam keadaan demikian”. (HR. Bukhari Muslim).
عن النعمان ابن بشيررضي الله عنه قال : قال النبي صلى الله عليه وسلم : الجماعة رحمة والفرقة عذاب.
(رواه أحمد)
“Dari Nu’man bin Basyir Radiallahu ‘anhu telah berkata: telah bersabda Rasulullah Sallallahu ‘alaihi Wasallam : Jama’ah itu Rahmat dan Firqah itu Adzab. (H.R. Ahmad).
- Dari ayat-ayat dan hadits-hadits tersebut diatas, maka BERJAMA’AH itu wajib hukumnya bagi kaum muslimin dan muslimat dan haram hukumnya berpecah belah (BERFIRQAH).
Kalau begitu apa jama’ah kaum Muslimin itu?
Dimana kaum Muslimin dan muslimat wajib berada di dalamnya.)
Harakah-harakah Islam/ PERIKSA CIRI-CIRI JAMA’AH
Organisasi-organisasi Islam LIHAT BAWAH !!!